Surakarta, 8 Oktober 2026 — SD Negeri Kawatan Kota Surakarta terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) melalui pengembangan program Pojok Kependudukan sebagai salah satu pusat edukasi, informasi, dan literasi kependudukan bagi peserta didik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi program pengembangan Pojok Kependudukan bersama Komite Sekolah yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan orang tua melalui Komite Sekolah untuk mendukung pelaksanaan program SSK secara berkelanjutan.
Dalam koordinasi tersebut, sekolah bersama Komite Sekolah membahas berbagai hal terkait konsep, pengelolaan, pemanfaatan, serta penguatan materi Pojok Kependudukan agar dapat menjadi ruang pembelajaran yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Pojok Kependudukan dirancang tidak sekadar sebagai ruang pajangan informasi, tetapi menjadi ruang belajar yang hidup. Peserta didik diharapkan dapat mengenal berbagai isu kependudukan secara sederhana dan kontekstual, mulai dari pertumbuhan penduduk, keluarga, kesehatan, lingkungan, keberagaman, pola hidup sehat, hingga pentingnya menjadi generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Kepala SD Negeri Kawatan Kota Surakarta, Anita Nungki Ernawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan program Sekolah Siaga Kependudukan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh warga sekolah serta orang tua.
“Pojok Kependudukan kami arahkan bukan hanya menjadi sebuah sudut informasi, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik tentang kependudukan, lingkungan, keluarga, dan masa depan. Kolaborasi sekolah dengan Komite Sekolah menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan program ini secara nyata dan berkelanjutan.”
Pengembangan Pojok Kependudukan juga akan mengintegrasikan literasi kependudukan dengan budaya lokal Kota Surakarta. Nilai-nilai budaya Jawa, karakter, gotong royong, unggah-ungguh, kepedulian lingkungan, serta kehidupan masyarakat Solo dapat menjadi bagian dari pembelajaran kependudukan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu membangun karakter peduli, bertanggung jawab, berbudaya, berwawasan lingkungan, dan memiliki kesadaran terhadap dinamika kependudukan.
Sinergi bersama Komite Sekolah menjadi langkah strategis SD Negeri Kawatan untuk memastikan program SSK tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi benar-benar hadir dalam budaya dan aktivitas pembelajaran di sekolah.
Ke depan, Pojok Kependudukan SD Negeri Kawatan diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu ruang unggulan sekolah yang menggabungkan literasi, teknologi, budaya Jawa, lingkungan, dan wawasan kependudukan dalam sebuah ekosistem pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan SD Negeri Kawatan Kota Surakarta untuk terus berinovasi dan mewujudkan sekolah yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu menyiapkan generasi yang berkarakter, berbudaya, peduli lingkungan, sadar kependudukan, serta siap menghadapi masa depan.
SD Negeri Kawatan — Bersama Bergerak, Bersinergi, dan Menginspirasi untuk Mewujudkan Generasi Berwawasan Kependudukan.